LIGHTVIEW 5 - All is Well

"All is Well" adalah sebuah ungkapan yang terkenal dari salah satu film Bollywood yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Bahkan orang yang tidak suka film bollywood pun akan suka dan berpikir untuk melihat film bollywood yang lain.

Film 3 Idiots mencerminkan sebagian kehidupan Mahasiswa saat ini khususnya kehidupan Mahasiswa yang menjalankan perkuliahannya. Film ini menceritakan tentang 3 orang sahabat bernama Rancho, Farhan dan Raju yang sama-sama kuliah di Imperial College of Engineering. 
credit image glamsham.com
ICE merupakan salah satu Perguruan Tinggi Teknik terbaik di India. Selain itu tersirat sebuah kritik besar yang ada di dalam film yaitu mengkritik pendidikan India. 

Lewat karakter Rancho dimana ia merupakan mahasiswa yang cerdas dan menjadi peringkat pertama setiap ujian. Dia memiliki pandangan berbeda dengan yang lainnya. Dia juga memprotes sistem pendidikan yang ada bahwa belajar hanya terpaku pada buku saja. 

Kalangan mahasiswa baru menganggap buku menjadi pacuan utama dalam segala aspek,sistem yang buruk. Mahasiswa tidak berpikir untuk membuat penemuan baru, mereka hanya berbicara peringkat, peluang kerja, dan mereka hanya mengajari bagaimana cara memperoleh nilai yang bagus. 

Dia mempunyai banyak akal dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi dan menjadi motivator pada kedua sahabatnya yang selalu takut akan kegagalan. Farhan Qureshi adalah mahasiswa yang bercita-cita menjadi seorang photografer profesional, namun di tentang oleh ayahnya dan dipaksa menjadi insinyur. 

Pada akhirnya Farhan bisa menyakinkan ayahnya dan menjadi photografer profesional. Sedangkan Raju Rastogi adalah mahasiswa dari keluarga miskin yang taat beribadah, karena beban keluarga yang dibebankan kepadanya, maka Raju takut untuk menghadapi masa depannya, dan pada akhirnya juga diterima oleh perusahaan besar.

Keunikan dari film 3 Idiots adalah alur cerita yang banyak menggugah sistem pendidikan. Disampaikan dengan sindiran-sindiran jenaka. Tanpa disadari penonton akhirnya terhibur dan tertawa melihat tingkah laku atau adegan yang ada di dalam film 3 Idiots. Menertawakan kesemrawutan pendidikan konvensional. Dan akhirnya dipaksa untuk menertawakan dunia pendidikan yang ada di negeri sendiri.

Seperti ketika menentang Rektornya yang selalu mengatakan, “Hidup adalah sebuah perlombaan, jika Anda tidak cukup cepat, maka Anda akan diinjak-injak.” 

Konflik terus bermula setelah ada salah seorang mahasiswa bernama Joy Lobo, gantung diri di kamar asramanya. Dia adalah mahasiswa yang menciptakan sebuah helikopter dengan empat baling-baling dan di bekali dengan kamera pengintai. 

Sang rektor mengangapnya sebagai temuan yang aneh. Sang rektor meminta Joy Lobo untuk menghubungi orang tuanya via telephone dan rektor mengatakan bahwa anaknya tidak akan lulus tahun ini. 

Kemudian Rancho menentang rektornya tersebut dan memberikan sebuah data statistik mengenai banyaknya mahasiswa yang bunuh diri, di sebabkan oleh salahnya sistem pengajaran, yang hanya menitik beratkan dari nilai ujian bukan atas dasar kreatifitas diri mahasiswa yang terkait

Dalam film 3 idiots, pengajar digambarkan sebagai sosok yang superior dan otoriter. Sedangkan peserta didik sebagai inferior yang digambarkan sebagai produk yang dicetak sesuai standar yang ditentukan oleh sistem yang mengikat. 

Seorang pengajar/pendidik harus bisa menjelaskan pelajaran yang diberikan, bukan hanya cuma menulis dipapan tulis tanpa adanya penjelasan yang baik kepada peserta didik. 

Akhirnya pengajar cenderung tidak disukai oleh peserta didik, karena cara mengajar yang monoton dan cenderung tidak mau tahu, peserta didik mengerti atau tidak, sehingga memberikan rasa bosan dan tidak bersemangat dalam mengukiti pelajaran 

Seorang pengajar mewakili diri seorang teman yang baik dan juga pendidik tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator bagi tubuhnya perkembangan kesadaran peserta didik, namun juga sebagai seorang rekan yang langsung melibatkan dirinya sambil merangsang daya pemikiran peserta didik . 

Pemahaman dan pengertian bukan hanya menggunakan texkbook sebagai sumber ilmu pengetahuan, tetapi juga realita yang ada dalam masyarakat atau kehidupan nantinya. 

Pendidikan yang berdasarkan sistem peringkat cenderung mengandalkan metode menghafal dalam belajar, dampaknya tak ada inovasi dan ide-ide kreatif peserta didik.. Sebutan idiot pada film ini bukanlah merujuk kepada peserta didik melainkan menyerang sistem pendidikan itu sendiri. 

Nilai-nilai dalam ajaran pendidikan harus dikemas sedemikian rupa untuk kemudian dijadikan sebagai dasar mencari solusi alternatif atas persoalan yang mencul. Maka seharusnya pesan nilai-nilai yang terkandung didalamnya juga dapat dijadikan pedoman menyelesaikan persoalan yang terjadi.

No comments:

Powered by Blogger.