LIGHTVIEW 1 - Kehidupan Radio di Dunia Maya





Radio di Indonesia Terus Tumbuh
Perkembangan radio di Indonesia sudah ada sejak zaman pemerintahan Belanda hingga pemerintahan Jepang. Tahun 1940an pemerintahan Belanda mendirikan radio siaran di berbagai kota di Indonesia yang dikenal sebagai NIROM. Kemudian, pada tahun 1942 radio pemerintahann kolonial Belanda diambil alih oleh pemerintah penjajah jepang hingga tahun 1945. 

Perjuangan rakyat Indoensia lalu mencapai puncak dengan di deklarasikannya kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Proklamasi kemerdekaan itu lalu disiarkan melalui radio pemerintahan penjajah Jepang yang diambil alih rakyat Indonesia. 

Mulai September 1945 siaran radio itu dikenal dengan RRI (Radio Republik Indonesia). Penyiaran radio memiliki regulasi yang terdapat pada UU No. 1999 Tentang Telekomunikasi, UU No. 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran, KUHP, UU No. 39 Tahun 1999 Tentang HAM, UU No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, dan UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Kerangka Berpikir Radio Siaran
Dalam mengelola dan mendirikan penyiaran radio ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan yakni, pendirian lembaga penyiaran radio, penyiaran radio yang berlaku secara hukum yang berlaku (Perseroan Terbatas), program siaran, manajemen sumber daya manusia, teknik, dan keuangan. Aspek-aspek dalam kerangka berpikir siaran radio tersebut termasuk dalam manajemen radio siaran.

Manajemen Program Siaran
Pendekatan ini diawali dengan pemahaman tentang konsep dan teori radio programing dan mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan praktis. Hasil dari pemahaman awal program siaran menjadi acuan produk radio siaran. 

Dalam menjalankan acara penyiaran radio perlu melakukan riset internal dan kajian-kajian khusus perencanaan program. Programer radio selain memiliki kemampuan untuk merencakan progarm juga harus memahami fungsi program yang diintegrasikan dengan pengetahuan perkembangan penyiaran radio. 

Setelah melakukan riset dan memahami fungsi programing radio, strategi programing menjadi penting untuk menjalankan fungsi penyiaran. Rencana yang cermat untuk menata atau mengatur materi siaran sedemikian rupa untuk mendapatkan dan mengembangkan pendengar. 

Format dan programing radio, bagaimana membuat program menarik dan mendapatkan pendengar. Strategi perencanaan penyiaran radio salah satunya membangun format radio, konten dari konsisten programing di desain semenarik mungkin untuk target market sesuai segmentasi yang dituju. 

Misalnya format demografi seperti, usia, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi (social economic status). Ketika mendengarkan radio tentu suara pertama yang terdengar ialah jingles yang menjadi ciri khas siaran radio. Selain jingles, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam siaran radio ialah live performance, suara, isi, bahasa, dan gaya penampilan.

Radio Announcing
Pelaku utama dari penyiaran radio adalah penyiar itu sendiri, yang menyeru pada radio. Prayudha dan Andy Rustam menjelaskan bahwa terkadang seorang penyiar dideskripsikan sebagai seorang yang ideal. 

Sifat ideal yang dimaksud meliputi suasana hangat, memiliki rasa humor, cerdas, punya rasa saling berbagi, teman yang selalu menemani dengan baik, dapat dipercaya, memiliki rasa percaya diri, bersemangat dan optimis. Dari sifat tadi, seorang penyiar tidak hanya berbekal ilmu yang di dapat dari bidangnya melainkan kemampuan softskill yang disebutkan sebelumnya. 

Untuk itu, seorang penyiar paling tidak memnuhi syarat yang meliputi, mempunyai kualitas vokal yang memadai, mampu melaksanakan ‘adlibbing’ dan ‘script reading’ dengan baik, memahami format radionya dan format clock, memahami secara mendalam segmentasi pendengarnya, memperlihatkan simpati dan empati terhadap pendengarnya, mampu menghasilkan gagasan-gagasan segar dan kreatif dalam siarannya, dan mampu bekerja sama dalam tim.

Marketing Radio
Fungsi marketing dalam penyiaran radio meliputi tiga komponen yakni, bauran pemasaran, market forces, dan a matching process. Bauran pemasaran meliputi yakni unsur-unsur yang penting yang menegakkan progam marketing agar dapat berfungsi optimal. Periklanan dalampenyiaran radio terdiri dari macam-macam jenis format yakni spot dan sponsorship. 

Durasi spot kisaran 10 hingga 60 detik, sedangkan acara yang di sponsori tergantung kebijakan stasiun radio. Pada format sponsor ada tiga bentuk iklan yang terdiri dari, jaringan, promosi singkat, biasanya dalam jangka waktu 2 hingga 8 minggu, dan yang terakhir promosi 6 hingga 12 bulan. Dari pengalaman penulis disebutkan bagaimana implementasi proses pemasangan iklan di penyiaran radio dan administrasi penjualan dalam membuat placement order berdasarkan persetujuan antara staf penjualan dengan klien yang terdapat pada media order. 

Hal tersebut termasuk kesepakatan menentukkan nilai dari iklan yang akan disiarkan. Adapun jenis-jenis iklan radio meliputi format penjualan langsung atau deskirpsi, testimoni, edukasional, multivoice, dialog, humor, dan iklan-iklan dengan musik.

Radio dan Teknologi
Perkembangan era radio digital semakin meningkatkan efisiensi penggunaan kanal frekuensi. Satu kanal pada radio digital mampu menampung lebih banyak program siaran. Radio digital juga mendukung terjadinya era konvergensi multimedia. 

Dengan demikian, penyelenggara radio tidak perlu membangun infrastruktur jaringan transmisi seperti frekuensi meter transmitter, menara pemancar, saluran transmisi, antena. Era digitalisasi saat ini sudah ada standar radio digital yang dikenalkan oleh International Telecomunication Union (ITU), yaitu DAB (Digital Audio Broadcasting) dan DRM (Digital Radio Mondiale). 

Keduanya mengacu pada teknologi standar asal Eropa, sedangkan HD-Radio/IBOC (In-Band-On-Channel) dari Amerika Serikat dan ISDB-TSB (Integrated Services Digital Broadcasting-Terrestrial Sound Broadcasting) merupakan standar radio digital dari Jepang.

Jangan Kiat Pelajari Prinsip Radio
Pada hakekatnya, penyiaran radio merupakan media yang ada dalam kehidupan sosial sehari-hari. Menjadi seorang penyiar tidak hanya membutuhkan minat, namun juga softskill dan pengetahuan serta wawasan yang luas. Haliantara Harley Prayudha dan Andy Rustam menuliskan beberapa kiat-kiat (tricks) mempelajari radio step by step. Hal utama yang harus diperhatikan ialah memepelajari prinsip alami, pelajari produk, pelajari tujuan dan proses, lalu lakukan simulasi dan latihan.


Judul Buku : Radio Is Sound Only – Pengantar dan Prinsip Penyiaran Radio di Era Digital
Pengarang : Haliantara Harley Prayudha dan Andy Rustam M.
Penerbit : Broadcastmagz Publisher
Tebal : 180 Lembar
Halaman : 202 Halaman


No comments:

Powered by Blogger.